Tampilkan postingan dengan label TEMPAT KELAHIRAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TEMPAT KELAHIRAN. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Desember 2010

Silsilah Syekh Abdul Qodir Jaelani

     Silsilah Syekh Abdul Qodir Jaelani dari Ayahnya
     Adapun  silsilah SYEKH ABDUL QODIR JAELANI dari Ayahnya sebagai berikut Syekh Abdul Qodir Jaelani  bin Abi Sholeh Musa Jangki Dausat bin Abdillah bin Yahya Zazid bin Abdillah Al-Mahdi bin Hasan Mustana bin  Hasan Assibti bin Ali bin Abi Tholib menikah dengan Fatimah binti Muhammad rasulillah Sholallohu 'Alaihi Wassalam.

     Silsilah Syekh Abdul Qodir Jaelani dari Ibunya
     Silsilah SYEKH ABDUL QODIR JAELANI dari Ibunya sebagai berikut : Syarifah Fatimah binti Abdillah Assouma'iyi Azzahid bin Abi Jamaliddin Muhammad bin Muhammad bin Thohir bin Abil 'Atoi Abdilah bin Kamiliddin Isa 'Ala iddin Muhammadijawad bin 'Abidin bin Husain Assyahid bin 'Ali bin Abi Tholib nikah dengan Fatimah binti Syayidina Muhammad Rosulillah.

Tahun dan Daerah Tempat Kelahiran SYEKH "ABDUL QODIR"

          Pada bulan yang penuh rahmat serta magfirah yaitu tepatnya tanggal 1 Romadhon tahun 471 Hijriyah disuatu desa "JAELAN: atau dikenal juga dengan nama "KAELAN" yaitu suatu desa ditepi bengawan "DIJAH" kalau ditempuh dengan jalan kaki kurang lebih 1 hari dari kota Baghdad negara Iraq. Daerah tersebut terpisah dan terletak di bagian luar negara "Thabaristan", disitulah lahir seorang bayi laki-laki yang sangat tampan dengan memancarkan cahaya kewibawaan dari raut wajahnya dan bayi itu lahir dari seorang ibu bernama SYARIFAH FATIMAH binti SAYID ABDILLAH ASSOUMA'I dengan seorang ayah bernama ABI SHOLEH bin MUSA JANGKI DAUSAT dan bayi tampan tadi diberi nama "ABDUL QODIR" yang dikemudian hari terkenal dengan nama "SYEKH ABDUL QODIR JAELANI".
          Sebelum dilahirkan di dunia ini ada tanda-tanda keajaiban dan diluar adat kebiasaan para kaum hawa umunya. Pada saat mengandung sang bayi tersebut SYARIFAH FATIMAH binti ABDILLAH ASSOUMA'I sudah dalam usia senja yaitu dalam usia 60 tahun sudah tidak haid atau istilah sekarang dikenal dengan 'monopause' dengan kekuasaan Allah bayi lahir dengan selamat dan sehat, di bulan Romadhon saat kelahirannya bayi ABDUL QODIR pada siang hari tidak mau minum susu ibunya sampai menggelisahkan sang ibu, tetapi disaat jam (waktu) berbuka tiba bayi tadi memberi isyarat kepada ibunya agar segera disusui hal yang demikian terjadi berulangkali sampai berakhirnya bulan Romadhon dan hal yang demikian juga diteruskan pada bulan-bulan Romadhon berikutnya. Kemudian barulah kedua orang tuanya mengerti kalau si bayi ikut berpuasa.